Wisata Kota Tua Jakarta

Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta – Spot Hunting apa yang paling menarik di Jakarta? Boleh jadi para fotografer menunjuk satu tempat: Kota Tua. Kawasan yang berisi gedung-gedung tua peninggalan Belanda ini memang menjadi spot wajib bagi penggemar fotografi.

Banyak obyek yang bisa ditemukan. Yang utama tentu bangunan-bangunan tua. Untuk para fotografer pre-wedding, bangunan-bangunan tua ini bisa menjadi background atau set yang bagus. Kebanyakan tempat ini “berbayar” ketika digunakan untuk keperluan komersial atau pre-wedding. Sayangnya, bayaran itu kebanyakan tidak resmi.

Bangunan-bangunan yang menarik untuk disambangi antara lain Toko Merah, Gedung Dasaat Musin -salah satu konglomerat pribumi di era kolonial-, Museum Mandiri, Museum Bank Indonesia, dan yang paling ikonik: Museum Fatahillah. Bangunan ini mengambil tempat sentral di kawasan ini.

Wisata Kota Tua Jakarta

Selain Museum Fatahillah, ada museum lainnya. Museum Bank Mandiri- gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij, perusahaan perniagaan era Belanda yang menjadi perusahaan perbankan. ada juga Museum Bank Indonesia yang sebelumnya adalah gedung De Javasche Bank. Ada juga Museum Wayang dan juga Museum Keramik. Biasanya kedua museum ini dikunjungi dan diabadikan sisi arsitekturnya.

Jika mau yang lebih unik, berjalanlah ke arah utara. Anda akan menemukan Jembatan Kota Intan. Jembatan Kota Intan adalah sebuah jembatan jungkit, warisan Belanda dengan konstruksi besi dan kayu. Merentang di atas ujung Kali Besar yang airnya gelap keruh. Dikenal juga dengan nama Jembatan Pasar Ayam yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1628.

Stasiun tertua, Stasiun Jakarta Kota, juga wajib didatangi. Stasiun ini dikenal dengan nama Slasiun Beos, yang merupakan singkatan dari Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur).

Bangunan ini dirancang oleh arsitek Belanda kelahiran Tulungagung, bernama Frans Johan louwrens Ghijsels. Rancangannya dikenal dengan ungkapan Het Indische Bouwen, perpaduan antara struktur dan teknik modern barat dipadu dengan bentuk-bentuk tradisional setempat.

Namun, Kota Tira tidak hanya bangunan-bangunannya yang eksotis. Kawasan iniiuga sumber bagi obyek-obyek street photography. Di akhir pekan, banyak aktivitas menarik di sini, selain aktivitas pengujung yang beragam. Anda bisa menemukan atraksi kesenian seperti kuda lumping atau acara-acara rakyat. Sepeda-sepeda tua berwarna-warni dan skateboarder yang bermain-main juga bisa menjadi sasaran bidik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.